INSPEKTA · Sistem inspeksi irigasi digital

Inspeksi irigasi. Lebih visual. Lebih terpadu.

INSPEKTA Irigasi adalah singkatan dari Inspeksi Peta dan Panorama Terpadu untuk Irigasi. Sistem ini dirancang untuk membantu dokumentasi visual jaringan irigasi melalui panorama 360°, peta Leaflet, data bangunan irigasi, jalur saluran, dan layer GeoJSON.

Dirancang untuk membuka dokumentasi irigasi seperti pengalaman produk modern: ringkas di landing, imersif di viewer, dan tertata di admin.

Panorama aktif0
Titik bangunan0
Jalur saluran0
Landing Pageprofil sistem + UPT Viewer Street Viewroute: /inspekta/viewer Menu Adminroute: /inspekta/admin
Profil UPT PSDA Wilayah I

Ruang kerja digital untuk mendukung inspeksi, dokumentasi, dan monitoring irigasi.

UPT PSDA Wilayah I berada dalam lingkup Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air Provinsi Sulawesi Tengah. INSPEKTA Irigasi diposisikan sebagai alat bantu dokumentasi lapangan: menyatukan peta, foto panorama 360°, titik bangunan irigasi, saluran, dan catatan kondisi ke dalam satu antarmuka web.

Operasi & Pemeliharaan Data spasial Panorama 360° Monitoring lapangan
Wilayah kerja 5 kabupaten

Sigi, Donggala, Toli-Toli, Buol, dan Parigi Moutong.

Fokus kegiatan OP irigasi

Mendukung dokumentasi operasi, pemeliharaan, evaluasi kinerja petugas, dan prioritas penanganan kondisi lapangan.

Target data teknis 15 DI

Rencana kerja CIKASDA mencatat target jaringan/bendung irigasi pada UPT PSDA Wilayah 1 di 15 daerah irigasi.

Mengapa INSPEKTA dibutuhkan?

Masalah inspeksi lapangan bukan hanya melihat lokasi, tetapi memastikan data visual, spasial, dan catatan teknis tersambung.

01

Dokumentasi visual sering terpisah

Foto lapangan, titik koordinat, nama bangunan, dan catatan saluran sering tersebar di folder berbeda. INSPEKTA menyatukannya dalam peta dan panorama.

03

Admin dan viewer harus dipisah

Pengguna publik cukup melihat data. Petugas admin mengelola upload, koordinat, bangunan, saluran, dan GeoJSON di halaman kerja terproteksi.

Tiga halaman yang perannya jelas

Landing untuk informasi, viewer untuk inspeksi, admin untuk pengelolaan data.

01

Landing Page

Menjelaskan identitas INSPEKTA Irigasi, manfaat sistem, profil UPT PSDA Wilayah I, serta pintu masuk ke Viewer dan Admin.

Lihat landing
03

Admin Console

Dashboard terproteksi untuk upload panorama, memilih koordinat, menambah titik bangunan, menggambar saluran, dan import GeoJSON.

Masuk admin
MENU ADMIN INSPEKTA

Admin bukan viewer. Admin adalah ruang kerja pengelolaan data.

Masuk ke halaman admin untuk upload foto panorama 360, memilih koordinat di peta Leaflet, menambah titik bangunan, menggambar saluran irigasi, import GeoJSON, dan memeriksa data tersimpan.

Arsitektur proper web

INSPEKTA memisahkan pengalaman publik, ruang kerja admin, dan API data.

Viewer hanya membaca data publik dari /api/state. Perubahan data dilakukan lewat endpoint admin yang diproteksi session. File upload dan state diarahkan ke folder yang bisa dipasang ke persistent disk saat deploy.

1Admin uploadFoto panorama dan GeoJSON masuk lewat endpoint terproteksi.
2State tersimpanMetadata scene, bangunan, dan saluran disimpan atomic ke JSON.
3Viewer membacaPengunjung melihat panorama, hotspot, dan minimap tanpa akses edit.
4Deploy amanGunicorn, Docker, Render config, health check, dan env variable siap.
Deployment checklist

Disiapkan untuk proper web deployment.

  • Route jelas: /, /viewer, /admin, /healthz.
  • Admin protected: login session untuk semua endpoint upload/edit.
  • Persistent ready: DATA_DIR dan UPLOAD_ROOT bisa diarahkan ke volume hosting.
  • Production entry: wsgi.py, Procfile, Dockerfile, dan render.yaml.

Mulai dari viewer, kelola dari admin.

Gunakan viewer untuk demo publik dan inspeksi visual. Gunakan admin untuk menambah panorama dan data spasial.

INSPEKTA v21